Kesalahan Pengguna Smartphone Android

Kesalahan Pengguna Smartphone Android

Kesalahan Pengguna Smartphone Android – Dimulai mengirimi pesan ke rekan memakai WhatsApp, photo selfie dengan camera, menulis atau menyiapkan presentasi.

Sehingga kamu lakukan beberapa hal dengan handphone Android kamu, dan karena itu penting untuk ketahui beberapa hal yang kemungkinan kamu kerjakan salah di handphone.

Kesalahan Pengguna Smartphone Android

Sekarang ini, seluruh orang condong memberi panduan untuk tingkatkan performa handphone Android, baterei, dan lain-lain.

Tetapi kemungkinan, panduan itu lebih beresiko dibanding segi faedahnya dan menyebabkan Kesalahan Pengguna Smartphone Android. Kami di sini untuk memberitahu kamu mengenai hal yang kemungkinan kamu kerjakan salah.

Baca Juga: Distro Linux Terbaik

Secara tidak menyengaja pada handphone Android kamu yang Tidak Harus kamu Kerjakan di handphone Android kamu.

Tutup apps dengan manual atau memakai Task Killers

Memakai apps penutup pekerjaan faksi ke-3 dan mematikan apps lewat tombol apps terkini ialah suatu hal yang sejumlah besar dari kita kerjakan atau sempat kerjakan di masa lampau, tanpa mengetahui jika hal tersebut kemungkinan jadi memperburuk performa handphone Android kamu.

Sesungguhnya, apps tipe ini (Task Killers) bermanfaat untuk versus Android lama seperti Lollipop atau KitKat. Tetapi, Android sudah berkembang cepat dan saat ini lebih efektif dalam tangani pekerjaan yang berjalan di background.

Di tahun 2014, Google tinggalkan “Dalvik” yang dipakai untuk peruntukan memory dan bawa proses yang lebih baik yang disebutkan ART (Android Run Time). ART memakai gabungan ahead of time (AOT) untuk mengurus memory lebih efektif saat berjalan di background. Dengan mematikan apps dengan manual, kamu sesungguhnya merintangi ART untuk bekerja secara baik. Kenyataannya, kamu minta OS (Android) untuk bekerja lebih keras dan itu memengaruhi performa dan periode gunakan baterei.

Jadi pada dasarnya, cuman mematikan apps saat mereka berperangai jelek atau habiskan kebanyakan baterei, seutuhnya jauhi bermacam apps penutup pekerjaan (Task Killers) di Play Store. Panduan ini akan pastikan handphone Android kamu bekerja lebih baik.

Memasang Antivirus

Saya berasa apps antivirus Android tidak diperlukan sama sekalipun. apps Antivirus ambil beberapa sumber daya di handphone dan terus berjalan di background yang mengonsumsi banyak daya baterei. Di tahun 2018, Google mengenalkan “Play Proteksi” yang mendatangkan pelindungan malware bawaan di semua handphone Android. “Play Proteksi” memakai algoritme “machine learning” Google untuk mendapati apps yang meresahkan dan menghindari kamu dari malware. Secara singkat, Android saat ini cukup aman dan kamu tidak membutuhkan antivirus untuk jaga keamanan handphone kamu.

Memakai apps pencuci untuk meniadakan file sampah

Memakai pencuci apps kadang-kadang ialah praktek yang bagus, tapi cuman bila kamu mempunyai handphone lama yang jalankan versus Android kuno dan kamu tidak mempunyai ruangan sisa di penyimpanan intern.

Tetapi, bila kamu memakai handphone Android kekinian (Android 8 ke atas) dengan penyimpanan yang cukup karena itu lebih bagus kamu tinggalkan file sampah semacam itu. Data file sampah menolong apps dan service untuk berjalan tanpa kendala karena data apps diambil secara lokal untuk akses cepat.

Misalkan, WhatsApp simpan data seperti gambar profile contact dan media yang dibagi untuk pastikan kamu tak perlu memuatnya setiap kamu buka apps. Karena itu, supaya apps di handphone kamu masih cepat, berhenti sajalah meniadakan data file sampah. Disamping itu, meskipun kamu menghapusnya. apps mulai akan membuat kembali file sampah sesudah kamu menghapusnya, jadi kamu akan kembali di titik awalnya.

Kesalahan Pengguna Smartphone Android Jadikan Model Penghemat Baterei selalu aktif

Saya sudah menemui banyak pemakai Android yang masih aktifkan model penghemat baterei untuk mengirit baterei, bahkan juga saat baterei masih 90%. Ini bukan praktek yang bagus karena secara berarti merintangi kerja Android. Misalkan, saat model penghemat baterei diaktifkan, Android akan menonaktifkan core CPU yang berperforma tinggi.

Saat ini saat kamu lakukan suatu hal pekerjaan yang berat pada handphone kamu (seperti gaming), handphone kamu cuman akan memakai core yang kurang kuat yang akan menyebabkan performa yang lamban, berpengaruh pada pengurasan baterei, dan permasalahan pemanas. Pada intinya, model penghemat baterei lakukan semakin banyak kerusakan dibanding kebaikan saat kamu mempunyai banyak daya sisa.

Jadi pokoknya ialah, aktifkan model penghemat baterei cuman saat kamu kekurangan baterei saat 15% atau 20%. Pasti, saat kamu sedang melancong dan ingin batasi proses background karena itu kamu bisa aktifkan model irit baterei.

Tidak me-restart ulangi handphone kamu

Ada banyak pertaruhan untuk ini, tapi bila kamu menanyakan ke saya, saya berpikir seharusnya reboot handphone Android kamu kadang-kadang. Samsung mempunyai feature ini semenjak S7 dikenalkan dan kamu bahkan juga bisa mengagendakan restart automatis pada build One UI terkini. Terang, ada suatu hal mengenai Android yang perlambatnya seiring berjalannya waktu.

me-restart ulangi handphone kamu akan meniadakan proses yang tak perlu yang meredam memory kamu dan akan memberi handphone kamu awalnya yang baru. Direferensikan untuk reboot sekali tiap minggu atau sekali dalam dua minggu.

Tidak cermat saat memberi Ijin apps

Banyak pemakai Android memberi semua tipe ijin peka ke apps apa saja tanpa mengecek dengan jeli apa ijin itu dibutuhkan oleh apps itu. Misalkan, apps pengeditan photo tidak membutuhkan ijin contact atau pesan. Ada beberapa apps yang salah gunakan ijin Android khususnya karena minimnya pengetahuan pemakai dan apa yang bisa ditimbulkannya.

Jadi referensi saya dengan rajin mengecek panduannya saat sebelum memberi ijin. Disamping itu, kamu bisa memakai apps namanya Bouncer yang mengambil ijin sesudah kamu usai memakai apps. Praktek seperti ini akan membuat pengalaman Android dan individu kamu lebih aman dan kamu harus melatih rutinitas ini.

Memakai apps bawaan Kesalahan Pengguna Smartphone Android

Ada beberapa contoh di mana orang memakai apps Android bawaan dan sejumlah besar dari Google atau skin Android pabrikasi handphone. Menurut saya, apps bawaan belum pasti tawarkan pengalaman terbaik dan kamu harus sesuaikan handphone Android kamu seperti keinginan kamu.

Misalkan, SMS Organizer ialah apps perpesanan SMS yang lebih bagus dibanding Google Messages. Demikian juga, ada beberapa Android Launchers yang tawarkan rekonsilasi tanpa akhir.

Masih Memakai Tombol Bar Navigasi

Telah 2 tahun semenjak Google mengenalkan mekanisme pergerakan di Android, tapi pemakai masih memakai mekanisme navigasi tombol. Pasti, untuk beberapa pemakai, ini bekerja dengan baik sekali dan mereka telah terlatih dengannya. Tetapi, mekanisme pergerakan baru benar-benar membahagiakan untuk dipakai dan kamu bisa menuntaskan bermacam hal pada sebuah gesekan.

Google sudah tingkatkan mekanisme pergerakan semakin banyak kembali di Android 10 dan Android 11 terkini hingga ada semakin banyak argumen untuk kamu untuk coba langkah baru navigasi OS Android.

Kesalahan Pengguna Smartphone Android Memakai apps share File jelek

Antara banyak apps di Android, apps share file cukup terkenal untuk share file dan media di semua handphone. Sebagai contoh ShareIt, Xender dkk kuasai kelompok ini dan nampaknya pemakai tidak ketahui alternative yang lebih bagus.

apps yang disebut awalnya tampilkan semua tipe iklan dan mempunyai pengalaman pemakai yang jelek. Saya akan mereferensikan kamu untuk memakai feature “Nearby Sharing” (berperan di Android 6 keatas) atau cukup instal apps Files by Google. Files by Google ialah alternative yang lebih baik dan kamu akan mempunyai pengalaman share file yang mulus.

Unduh apps dari sumber tidak dikenali

Kekuatan untuk lakukan unduh apps pada handphone Android ialah yang membuat jadi OS terbuka yang bisa diotak-atik. Tetapi ini menjadi sumpah untuk beberapa orang dan keuntungan untuk sebagian orang. Bila kamu mempunyai pengetahuan dan pengetahuan yang dibutuhkan mengenai langkah kerja Android, kamu bisa meneruskan dan lakukan unduh apps dari sumber yang tidak dikenali.

Tetapi, bila kamu tidak mengetahui kesukaran dibalik ekosistem Android, hindari apps “sideload”. apps “sideload” bisa dibuktikan lebih fatal dari yang dapat kamu pikirkan, khususnya pada versus lama Android.

Maka yakinkan kamu cuman memasang apps dari sumber paling dipercaya (Seperti Play Store) dan tidak jalankan apps yang memberi agunan “nyawa” atau “poin” tidak terbatas dalam games, karena bisa dimengerti jika apps ini ialah apps yang bawa code beresiko.

Pertanyaan yang Kerap Disodorkan

P. Bagaimanakah cara saya sesuaikan seutuhnya Android saya?

Sama seperti yang sudah disebut sebelumnya, kamu harus awali dengan mengganti apps bawaan dan kamu bisa memasang launcher opsi kamu.

P. Apa hal jelek mengenai handphone Android?

Saat kamu memperbandingkan handphone Android dengan iPhone, kamu memperoleh kisah yang pasti jika di iPhone, privacy ialah yang paling depan di mana Android ketinggalan. iPhone bisa bawa kontrol privacy yang lebih baik serta lebih ketat membuat perlindungan pemakai. Disamping itu, piranti Android cukup “terbagi-bagi” bahkan juga sesudah “Proyek Treble” jadi sisi penyempurnaan, tetapi hal tersebut masih jadikan Android jauh ada di belakang iOS. Bila kamu beli handphone Android kecuali Piksel, karena itu kamu tidak memperoleh penyempurnaan di hari awal penyempurnaan dikeluarkan.

P. Bagaimanakah cara membuat handphone Android saya berjalan lebih lancar?

Sekarang ini, sejumlah besar handphone Android datang dengan apps bloatware yang disebut argumen khusus dibalik performa yang lamban. Bila kamu jalankan MIUI karena itu saya akan merekomendasikan kamu untuk meniadakan instalan bloatware dari handphone Xiaomi. Sedang untuk handphone Android yang lain, saksikan tutorial umum kamu untuk bikin handphone Android kamu berjalan lebih lancar.

P. Bagaimana saya bisa tingkatkan performa handphone Android lama saya?

Bila kamu memakai handphone Android lama, yakinkan untuk melepas penempatan apps yang tidak dipakai hingga kamu memperoleh penyimpanan yang cukup. Seterusnya, kamu harus batasi proses background.